Powered By Blogger

Tuesday, January 27, 2009

SOONER OR LATER

who comes to you and u left u alone.....
there always come and gone......
i met u that's must be destiny....
what begin next still mystery...

but what u got always a blessing...
and i do believe of that...
whatever it takes....
just follow your heart....
coz God always be with u....
I never be alone since god always on my side....
and I always believe that special things always come to me through God's Hand

this person....
I talked about this person...
just came by....
for a couple minute ago....
when I was in the middle of my sleep
than bell ringging....
almost 11.......
and I just walked alone accompanied by the starlights
then....hi nice to meet u......
[i was so messy that time I guess....but I didn't know i still done with that.....]
but this is who I am in a very very I am......

but if destiny would be then it would be.....

P.S Good Nite and See You Soon.......in a very very soon.......

[maybe it's just like dream in the middle of my sleep...but i wish it would be a very nice realism then....coz it's sooner or later]

Monday, January 26, 2009

Cahaya...Cahaya...Cahaya....

Cahaya..cahaya...cahaya....
darimanakan datangnya....
meskipun hanya pelik yang kecil
tapi terang itu akan menyeruak dalam kegelapan.....
pelik pelita yang nampak bagai mutiara......


seperti ketika ku melihat cahaya dari tuhan......

dan akupun masih terlarut..........sangat sangat terlarut........

Saturday, January 24, 2009

gelayut malam ketika mengingat "DIA"

saya mencoba melihat dari kacamata saya
banyak kacamata yang bisa saya gunakan
kaca mata hati, kaca mata wadaq, kaca mata qolbu, kaca mata isyarat, dan seluruh mata dalam diri kita yang bisa membaca.....dan saya yakin bahwa kita diberi alat baca yang sangat ampun...tak tertandingi oleh miliaran teknologi modern tercanggih manapun......

saya selalu mencari.....
saya selalu ingin dekat dengan "DIA"
saya selalu ingin dipeluk oleh-Nya
saya selalu ingin bermanja dengan-nya
saya selalu ingin menjadi kekasih-Nya

saya berjalan sangat panjang
dan saya berjalan sangat lelah..
ketika saya....
tanpa sengaja...... tanpa terduga....
saya tak pernah mengerti jawabannya.......

tapi saat itu tiba tiba datang dengan begitu saja dihadapan saya......
kata tuah...obrolan.....bincang-bincang siang...ato apalah itu.....tongkrong ngalor gidul....saya gak tahu mendefinisikannya.....
tapi saya ingat sekali kejadian waktu itu......benar-benar sangat ingat...dan saya tidak akan lupa sampai akhir hidup saya.....insyaalloh.......saya tidak tersihir...saya tidak terpaku
saya tidak bengong.....tapi entah kenapa.....tiba-tiba saya tertawa seolah saya menemukan sesuatu..seolah saya..saya tak dapat mendefinisikannya....saya seperti melihat diri saya sendiri...tapi begitupun saya tak dapat mendefinisikan dengan kata.....maaf......sekaligus saya begidik...sangat...sangat begidik.....dan selanjutnya tanpa sadar saya menangis....baru pertama saya tiba tiba menangis dengan sendirinya tanpa ada badai atau hujan dihadapan orang lain dan teman saya......akan tetapi setelah itu saya ..tidak tahu bagaimana mendefinisikannya....tapi saya sangat bahagia....tidak pernah saya sebahagia ini dan setentram ini dalam hidup saya seingat saya dari saya bayi........klise mungkin...tapi saya benar-benar merasakan energi itu......yang bahkan saya tidak tahu itu energi atau apalah...saya tak dapat mendefinisikan.....
bahkan sekarang saya pun belum tahu.......apakah ini awal ataukah ini buah dari apapun itu...akhirkah.......ataukah....????? yang jelas saya akan membaca dan belajar........karena itu adalah firman Tuhan........yah saya lebih percaya itu adalah firman-Nya...daripada sebuah kitab......apalah arti sebuah kitab....kitab hanyalah sebuah buku......tapi saya percaya kepada firman-Nya............

yang jelas bagi saya...sekarang.....ternyata tuhan sangat dekat dengan kita......sangat dekat sekali.......sangat-sangat dekat sekali.......mampukah kita menyentuhnya.........mata air suci ini pun terurai dengan sendirinya...........karena air mata itu suci....air mata itu adalah air tuhan....karena tuhan sangat mencintai kita...........tuhan saya ingin memelukmu....sangat ingin bercerita banyak kepadamu......karena tak perlu jauh aku untuk meraih-Mu.....
semoga rinduku terjawab....karena aku ingin menari bersama-Mu aku ingin menikmati kebesaran-Mu karena kamu adalah maha segalanya...keindahan....keperkasaan...permurah...penyayang.........dan semuanya......
saya benar-benar malu tuhan.......

dan Tuhan.....kali ini saya benar-benar terlarut..............

satu kata yang mungkin tak kan pernah sebanding.......Terima Kasih.......

karena saya benar-benar terlarut...........seperti malam ini......saat saya sangat dekat dengan diri-Mu bahkan saya tertidur didalam pangkuan-MU......

saya benar-benar terlarut.......Terima Kasih..yang tak kan mungkin cukup.....

Friday, January 23, 2009

Ketika Sajak Mengalir Seperti Air

EMOSI

Galau ketika hunjaman keris kehidupan menusuk terlalu dalam dan tajam sampai membentuk
lubang-lubang di badan kita

Galau ketika dalam sbuah perjalanan kita tak mempunyai sebuah peta ataupun pegangan untuk kita melangkah
Galau ketika pertanyaan pertanyaan jiwa muncil tanpa kita pernah tau apa jawabannya
Galau ketika remasan-remasan tangan kita tidak lagi bercengkerama dalam kehangatan suhu tali sumbu sebuah perhelatan hubungan

mencari sebuah ketenangan juga memang bukanlah semudah membalikkan tangan
Mencari sebuah jawab atas keraguan jiwa juga bukanlah semudah mengedipkan mata kita
mencari sebuah rasa memang bukanlah sekeceil debu-debu yang berterbangan bebas disekitar kita

Aku rapuh oleh korosi angin-angin pantai kehidupan
Aku menangis oleh tekanan-tekanan gempa yang menghimpit tanah jiwaku
aku merintih karena gesekan-gesekan tekanan udara yang menghasilkan petir-petir emosi

Berjuta kata yang tertuang tak pernah mampu mengukur dalamnya sebuah emosi
Dengan kata hanya tertebak permukaan dari setiap emosi yang meradang dalam relung-relung
dan aliran-aliran darah jiwa

Tak pernah bisa kau ledakkan emosi untuk menjadi kobaran atas kemurniannya
Telah banyak campur tangan virus-virus kehidupan yang membuatnya bernanah dan kemudian terasa sebagai bisul-bisul yang mengerogoti pantatmu

Aku telah rela melepaskan semua perasaan cinta dalam kehidupan
Aku ingin menjadi bebas dalam khayangan kemurnian hidup tanpa rasa itu
Rasa yang tak nyana dan tak terdefinisikan secara harfial dihadapan setiap kata-kata tersebut
Rasa yang hanya terasa oleh setiap hari yang mampu untuk menaklukannya
RAsa yang menjejali kekosongan jiwa dengan tawa, tangis, duka, bahagia dan fatamorgana
Rasa yang bisa mencabik dan menyatukan apa yang utuh dan apah yang telah terberai.

Aku sosok pangeran yang berkelana dalam jagad raya
Mencoba menjalani setiap perjalan dengan tenaga yang ada, yang hingga kini
masih mengharapkan sentuhan-sentuhan sejuk yang dapat menyembuhkan luka

Luka dari koreng kehidupan
Luka dari Virus Kebencian
Luka dari dagnostik cinta
Lika dari gesekan-gesekan aspal problema
Luka dari goresan pisau-pisau amarah
Luka oleh herediter harapan

Aku pangeran berkelana dalam emosi jiwa tiada tara
Bermain dan bermimpi dengan anggan-angan

Aku adalah emosi jiwa itu.